Buya Hamka

Manghimpun nan Taserak, Mambangkik Batang Tarandam

Halaman

  • Beranda
  • Sekapur Sirih
  • Museum Hamka

_

_

Daftar Isi

Sajak
Buya Hamka Jadi Pahlawan Nasional
Cukup Allah sebagai Pelindung (Kisah Buya Hamka dalam penjara)
Ulama sejati yang berdakwah dengan hati
Bedah buku "buya Hamka: antara kelurusan aqidah dan pluralisme"
Memperjelas Posisi Hamka
hujjatul Islam: Buya Hamka Ulama Besar
Buya Hamka di mata orang minang
Nasihat buya Hamka untuk penulis pemula
Jiwa besar Buya hamka terhadap lawan politikanya
Daftar karya Buya Hamka

Museum Hamka


Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Karya Buya Hamka
    Daftar karya     Kenang-Kenangan Hidup, 4 Jilid, Jakarta: Bulan Bintang, 1979.     Ayahku (Riwayat Hidup Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan Pe...
  • Nasehat Buya Hamka untuk Penulis Pemula
    Satu hal yang tidak pernah H Ridwan Saidi Tokoh Masyarakat Betawi lupakan adalah ketika pada satu hari ulama besar itu memanggilnya. Buya H...
  • Cukup Allah sebagai Pelindung: Kisah Hamka di Penjara Sukabumi
    Oleh Pr of Dr Yunahar Ilyas Setelah Pemilihan Umum Pertama (1955), Hamka terpilih menjadi anggota Dewan Konstituante dari Masyumi mewa...

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Buya Hamka

Buya Hamka

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Cover "Tenggelamnya kapal van der wijck"

Cover "Tenggelamnya kapal van der wijck"

tenggelamnya kapal van der wijck

Cerita ini berkisar tentang semangat juang Zainuddin, bagaimana merana dan melaratnya hidup Zainuddin setelah cintanya ditolak oleh keluarga Hayati. Kemudian beliau bangun semula dari segala kedukaan, membuka lembaran baru dalam hidupnya menjadi seorang penulis yang ternama dan berjaya. Ia menceritakan tentang kesetiaan, cinta dan kasihnya Zainuddin terhadap Hayati. Meski Hayati sudah berkahwin tetapi sebaik mendapat tahu tentang kesusahan yang dihadapi Hayati, lantaran suaminya yang suka berpoya-poya serta tidak bertanggung-jawab, Zainuddin terus membantu tanpa ada dendam dan benci. Sesungguhnya cinta yang suci itu akan terus mekar di dalam hati hingga ke hujung nyawa begitulah jua cinta antara Zainuddin dan Hayati. Sumber: Laman web KKUM

Hamka Muda

Hamka Muda

Arsip Blog

Unduh

1. Tafsir Al-Azhar
2. Lagu Salamaik Jalan Hamka (Zalmon)
3. Ceramah Pegangan Hidup Mp3
4. Dibawah Lindungan ka'bah pdf
5. Hidup setelah mati Mp3
6. Haus Mp3
7. Cinta dan Cemburu Mp3
8. dari gelap menuju terang mp3

Kepada saudaraku M. Natsir

Meskipun bersilang keris di leher
Berkilat pedang di hadapan matamu
Namun yang benar kau katakan benar
Cita Muhammad biarlah lahir
Bongkar apinya sampai bertemu
Hidangkan diatas persada nusa
Jibril berdiri sebelah kananmu
Mikail berdiri sebelah kiri
Lindungan Ilahi memberimu tenaga
Suka dan duka kita hadapi
Suaramu wahai Natsir, suara kaum-mu Kemana lagi,
Natsir kemana kita
lagi Ini berjuta kawan sepaham
Hidup dan mati bersama – sama
Untuk menuntut Ridha Ilahi
Dan aku pun masukkan Dalam daftarmu !!


Feedjit2

Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.